Abstract
Penelitian ini memfokuskan permasalahan pada (1) stilistika deskriptif, (2) stilistika genetis, dan (3) representasi pendidikan. Pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi pilihan kata meliputi kata sapaan, leksikon bahasa daerah (bahasa Minang, Jawa, Sunda), leksikon bahasa asing (bahasa Arab, Inggris, Prancis). Pada novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata pilihan kata meliputi kata leksikon bahasa daerah (Melayu dan Belitung), leksikon bahasa asing (Inggris), dan kata ilmiah. Gaya bahasa yang terdapat pada kedua novel difokuskan pada lima gaya bahasa yaitu; majas personifikasi, majas metafora, majas simile, majas hiperbola, dan majas metonimia. Pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi dan novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata terdapatnya fenomena yang terkuak dalam sebuah makna kata yang tersirat dengan menggunakan pengembangan teori representasi pendidikan pondok pesantren pada novel N5M karya Fuadi dan sekolah umum pada novel SP karya Andrea. Kedua novel tersebut dikaji dengan pendekatan stilistika deskriptif dan genetik.
Cite
CITATION STYLE
Leonita, T. (2019). Representasi Pendidikan dalam Novel “Negeri 5 Menara” Karya Ahmad Fuadi dan Novel “Sang Pemimpi” Karya Andrea Hirata. Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 4(2), 179–180. https://doi.org/10.21154/ibriez.v4i2.74
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.