Menangani Konflik Antara Golongan Kuat dan Golongan Lemah

  • Ruben A
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada masa pelayanan rasul Paulus, jemaat Korintus adalah salah satu jemaat di mana Paulus begitu banyak memberikan tanggapan apologetis terhadap persoalan multi dimensi yang muncul dalam jemaat tersebut. Dapat dikatakan bahwa di antara jemaat-jemaat yang dilayani oleh Paulus, jemaat Korintus menempati peringkat tertinggi mengenai banyaknya persoalan yang harus diselesaikan. Salah satu persoalan yang membutuhkan jawaban apologetis Paulus adalah soal membeli dan makan makanan (daging) yang telah dipersembahkan kepada berhala, yang pada akhirnya menjadi masalah dilematis antara orang-orang yang merasa bebas untuk segala makanan dan bagi mereka yang terikat pada peraturan hukum makanan (I Kor. 8:1-13 dan 10:14-33).

Cite

CITATION STYLE

APA

Ruben, A. (2005). Menangani Konflik Antara Golongan Kuat dan Golongan Lemah. Jurnal Jaffray, 1(1), 56. https://doi.org/10.25278/jj71.v1i1.168

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free