Abstract
Latar belakang: Salah satu Salah satu tanaman khas Kalimantan yang dapat dijadikan sebagai sumber pengobatan dan dapat dijadikan sebagai bahan herbal adalah Tanaman Bangkal. Pada bagian daunnya terdapat berbagai senyawa seperti alkaloid, steroid, tanin dan flavonoid. Senyawa yang mempunyai efek farmakologi kuat dan mempunyai peran sebagai antioksidan adalah senyawa flavonoid.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol Daun Bangkal (Nauclea subdita (Korth).Metode: Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dan dilakukan perendaman selama 3 × 24 jam, ekstrak kental yang dihasilkan dilakukan uji kualitatif dengan identifikasi senyawa metabolit dan uji kuantitatif dengan penetapan kadar flavonoid serta aktivitas antioksidan.Hasil: Hasil identifikasi senyawa metabolit menggunakan pereaksi warna didapatkan ekstrak etanol Daun Bangkal (Nauclea subdita (Korth) mengandung senyawa alkaloid, steroid, tanin dan flavonoid. Kadar flavonoidnya sebesar 9,524 mgQE/g. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol Daun Bangkal (Nauclea subdita (Korth) menunjukkan nilai IC50 sebesar 3,424 ppm.Simpulan: Ekstrak etanol Daun Bangkal (Nauclea subdita (Korth) mengandung senyawa alkaloid, steroid, tanin dan flavonoid. Kadar flavonoid sebesar 9,524 mgQE/g dan aktivitas antioksidannya masuk dalam kategori sangat kuat
Cite
CITATION STYLE
Ulfah, A., Nastiti, K., Kurniawati, D., & Hakim, A. R. (2024). Penetapan Kadar Flavonoid Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etaanol Daun Bangkal (Nauclea subdita (Korth) Menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis. Journal Pharmaceutical Care and Sciences, 5(1), 29–39. https://doi.org/10.33859/jpcs.v5i1.650
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.