Implementasi Lexicon Based Untuk Analisis Sentimen Dalam Menentukan Rekomendasi Pantai Di DI Yogyakarta Berdasarkan Data Twitter

  • Ismail A
  • Raden Bagus Fajriya Hakim
N/ACitations
Citations of this article
265Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Saat ini, peningkatan sektor pariwisata Indonesia tidak lepas dari yang namanya teknologi. Selama berwisata, wisatawan akan berbagi pengalaman mereka secara real time melalui unggahan foto dan video serta komentar aktif di media sosial. Salah satu media sosial yang menjadi favorit di Indonesia adalah twitter. Dari tweet tersebut akan diketahui destinasi wisata yang sedang populer dan sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Oleh karena itu kita membutuhkan sistem untuk memberikan informasi tentang tren pariwisata di sebuah kota. Tentu informasi tersebut sangat bermanfaat bagi wisatawan, masyarakat, pemerintah, dan sektor pariwisata di kota tersebut. Dalam penelitian ini, sistem yang dapat menentukan destinasi wisata favorit melalui hastag atau keyword tertentu dengan melakukan analisis sentimen. Salah satu dari pendekatan untuk melakukan analisis sentimen adalah menggunakan metode lexicon based. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dengan keyword ‘wisata pantai jogja’, diperoleh bahwa wisata pantai di DI Yogyakarta yang sedang ramai diperbincangkan adalah pantai slili dan pantai siung. Hasil analisis sentimen menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat yang menulis tweet tentang wisata pantai jogja menunjukkan opini yang positif terhadap wisata pantai yang ada di DI Yogyakarta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismail, A. R., & Raden Bagus Fajriya Hakim. (2023). Implementasi Lexicon Based Untuk Analisis Sentimen Dalam Menentukan Rekomendasi Pantai Di DI Yogyakarta Berdasarkan Data Twitter. Emerging Statistics and Data Science Journal, 1(1), 37–46. https://doi.org/10.20885/esds.vol1.iss.1.art5

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free