EFEKTIVITAS PROBIOTIK SINGLE DAN MULTI STRAIN TERHADAP Escherichia coli SECARA IN VITRO

  • Widianingsih M
N/ACitations
Citations of this article
70Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Probiotik dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif pengganti antibiotik. Penggunaan probiotik mampu meningkatkan kesehatan host dengan cara menyeimbangkan jumlah mikroflora normal sehingga dapat meningkatkan fungsi barrier mukosa dan mencegah timbulnya infeksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas probiotik single strain dan multi strain terhadap E. coli sebagai salah satu bakteri yang sering menyebabkan diare. Metode yang digunakan adalah difusi sumuran (60 µl) dengan lama inkubasi 3x24 jam dan pengukuran zona jernih dilakukan setiap 1x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan probiotik multi strain lebih efektif menghambat E. coli. Bakteri asam laktat dalam probiotik menghasilkan asam laktat dan bakteriosin yang mengubah suasana asam sehingga menimbulkan perforasi. Kebocoran nutrisi dan masuknya senyawa antibakteri akibat lisisnya dinding sel mengakibatkan rusaknya permeabilitas membran dan hilangnya proton motive force (PMF). Kondisi tersebut akan mengganggu proses metabolisme dan kematian sel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan probiotik efektif dalam menghambat E. coli.

Cite

CITATION STYLE

APA

Widianingsih, M. (2018). EFEKTIVITAS PROBIOTIK SINGLE DAN MULTI STRAIN TERHADAP Escherichia coli SECARA IN VITRO. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 7(2), 178–187. https://doi.org/10.23887/jst-undiksha.v7i2.13120

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free