Pemanfaatan Belut (Monopterus albus) pada Pembuatan Cendol Kaya Protein

  • Anggraeni N
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang memiliki tekstur yang kenyal namun memiliki kandungan gizi yang belum lengkap. Salah satu alternatif untuk melengkapi kandungan gizi dari produk cendol adalah dengan melakukan diversifikasi pangan. Penambahan belut  pada produk cendol merupakan salah satu proses dari diversifikasi pangan yang bertujuan juga untuk meningkatkan nilai jual belut di pasar local Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan daging belut terhadap karakteristik dan nilai gizi produk cendol. Penelitian ini menggunakan percobaan eksperimental  dengan 4 perlakuan  penambahan belut sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30%. Cendol terpilih dari pengujian organoleptik adalah cendol dengan penambahan belut 10% dengan kadar air 71,06%, kadar lemak 1,22%, kadar protein 4%, karbohidrat 23,37%, dan kadar abu 0,45%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggraeni, N. O. (2020). Pemanfaatan Belut (Monopterus albus) pada Pembuatan Cendol Kaya Protein. Jurnal Agercolere, 2(2), 47–52. https://doi.org/10.37195/jac.v2i2.118

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free