Pemanfaatan Buah Pepaya Yang Terbuang, Menjadi Uang, Dengan Transfer Pengetahuan Dan Teknologi

  • Saiful Anwar
  • Rina Febrinova
  • Arrafiqur Rahman
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

UKM Hita di  Rambah  Kabupaten Rokan Hulu telah mampu memanfaatkan buah pepaya seperti: selai, manisan basah. buah pepaya cukup sulit diperoleh oleh UKM Hita karena tidak menanam pohon pepaya dalam jumlah yang luas. Selain itu UKM Hita dalam mengolah buah pepaya masih dilakukan secara manual sehingga kapasitas produksinya masih sangat terbatas  yaitu ± 15 Kg/Jam.  Melalui program PKM(Program Kemitaraan Masyarakat)  diharapkan adanya luaran peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani buah pepaya sekar wangi dalam mengolah buah pepaya sebagai bahan baku manisan dan selai (untuk UKM Hita). Sedangkan luaran pada UKM Hita adalah adanya peningkatan kapasistas produksi yaitu  ± 75 Kg/Jam,  pengemasan yang marketable serta legalitas usaha. Keterkaitan kedua mitra PKM tersebut adalah kelompok tani Sekar Wangi berperan sebagai penyedia bahan baku buah pepaya bagi UKM Hita. Metode dilakukan dengan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan serta pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mitra, serta introduksi teknologi untuk peningkatan kapasitas usaha kedua mitra

Cite

CITATION STYLE

APA

Saiful Anwar, Rina Febrinova, & Arrafiqur Rahman. (2020). Pemanfaatan Buah Pepaya Yang Terbuang, Menjadi Uang, Dengan Transfer Pengetahuan Dan Teknologi. Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 1(01), 14–24. https://doi.org/10.30606/jpmm.v1i01.481

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free