Abstract
Problem utama dalam pendidikan Islam yang sering terjadi adalah berkaitan dengan pemberdayaan sumberdaya manusia dan rekontruksi sistem pendidikan tersebut yang sering tumpang tindih antar satu sistem dengan sistem yang lain. Pada titik inilah dikotomi terjadi akibat kesalahan ketika melakukan rekontruksi tersebut. Pendidikan Islam menjadi sarana dalam mentransferkan nilai-nilai ke-islaman itu sendiri kepada generasi selanjutnya. Hal ini diharapkan bisa membentuk sebuah peradaban bangsa yang unggul dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berasakan Al Qur’an dan hadits sehingga mampu menjawab tantangan jaman. Namun hal itu urung terwujud dikarenakan beberapa permasalahan yang dihadapi, diantaranya lemahnya manajemen dan dikotomis system Pendidikan di Indonesia. Pemberdayaan dan rekonstruksi system Pendidikan Islam diharapkan mampu mewujudkan tujuan Pendidikan Islam yang sebenarnya yang akan membawa umatnya Bahagia di dunia dan akhirat. Tidak hanya itu, juga dapat mengurai dikotomi sehingga tidak ada yang bertentangan dan tumpang-tindih satu dengan yang lain, baik dari pemberdayaan dan rekontruksi pengetahuan sehingga mampu menjadi pendidikan yang berdaya saing global
Cite
CITATION STYLE
Arief, M. (2022). Pendidikan Islam di Indonesia (Kajian Upaya Pemberdayaan Dan Rekonstruksi). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(4), 1377. https://doi.org/10.35931/aq.v16i4.1107
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.