BERSHALAWAT DENGAN MUSIK (PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG AS-SAMA’ DALAM HADRAH HIQMA UIN JAKARTA)

  • Zaman A
  • Sajaroh W
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di mana untuk mendapatkan data-data dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data-data dengan metode wawancara dan pengamatan. Penelitian ini menggunakan teori analisis as sama Imam Al-Ghazali beliau menjelaskan terdapat 3 tahapan yang pertama tahap mengenai sebuah pemahaman, di mana pemahaman di sini mempunyai perbedaaan tersendiri dari orang satu ke orang lainnya, bisa jadi syair yang di lantunkan sama akan tetapi setiap orang akan memahaminya sesuai pemahamanya masing-masing.Setelah orang itu memahami sebuah syair tersebut maka tahap kedua yakni sebuah perasaan, di mana perasaan tersebut dengan sendirinya muncul seperti perasaan bahagia,sedih,takut sesuai dengan pemahaman masing-masing. Buah dari pemahaman dan perasaan tersebut timbullah sebuah tahapan terakhir yakni sebuah ekspresi, di mana ekspresi adalah hasil dari pemahaman dan perasaan, ekspresi di sini bisa di contohkan seperti menggerakkan sebagian anggota tubuh, berteriak bahkan menangis para anggota hadrah HIQMA UIN Jakarta menggunakan sebuah alat musik rebana yang mana alat ini untuk mengiringi pembacaan syair-syair shalawat yang berfungsi juga untuk mengobarkan perasaan dan ekspresi para anggotanya. Kata Kunci: Al-Ghazali, Musik, Shalawat, Hadrah HIQMA.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zaman, A. B., & Sajaroh, W. S. (2023). BERSHALAWAT DENGAN MUSIK (PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG AS-SAMA’ DALAM HADRAH HIQMA UIN JAKARTA). Paradigma: Jurnal Kalam Dan Filsafat, 4(01). https://doi.org/10.15408/paradigma.v4i01.30399

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free