RESILIENSI AKADEMIK DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19

  • Sitti Anggraini
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak pada mahasiswa. Mahasiswa dapat menyesuaikan diri dan bertahan dengan permasalahan akademik yang terjadi, karena mahasiswa memiliki resiliensi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan resiliensi akademik ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel incidental melalui google form. Metode pengumpulan data dengan menggunakan instrumen resiliensi akademik yang disusun oleh Hardiansyah, dkk. Total aitem berjumlah 27 aitem, semua aitem valid dengan rentang korelasi validitas 0,432 – 0,693 dengan reliabilitas 0,932. Hasil uji hipotesis menggunakan independent-samples t-test adalah nilai sig. 0,204 > 0,05, hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan secara signifikan antara resiliensi akademik mahasiswa perempuan dan laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa resiliensi akademik mahasiswa tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin. Artinya faktor gender tidak berpengaruh pada tingkat resiliensi akademik mahasiswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sitti Anggraini. (2022). RESILIENSI AKADEMIK DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19. Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 2(1), 64–69. https://doi.org/10.36805/empowerment.v2i1.294

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free