Abstract
Pneumonia merupakan infeksi yang terdapat pada parenkim paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme. Jenis bakteri penyebab pneumonia adalah Klebsiella sp., Streptococcus α haemolyticus, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeuruginosa, Proteus sp., Bacillus sp., Escherichia coli dan Enterobacter. K. pneumoniae dapat mengkolonisasi permukaan mukosa orofaring dan saluran gastrointestinal manusia. Ketika K. pneumoniae masuk ke dalam tubuh, bakteri ini dapat menunjukkan virulensi dan resistensi terhadap antibiotik yang tinggi. Data uji kepekaan antibiotik K. pneumoniae di Indonesia masih sedikit dan terbatas, sehingga penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui resistensi antibiotik bakteri K. pneumoniae. Isolat K. pneumoniae didapatkan dari Rumah Sakit Afiliasi STIKes Mitra Keluarga yang dikultur dari spesimen pasien pada bulan Juni – Agustus 2023. Identifikasi bakteri dan pola sensitifitas antibiotik menggunakan alat Vitek 2 automated identification and antimicrobial susceptibility (bioMéurieux, France). Pola sensitifitas antibiotik yang terlihat meliputi golongan Penicillin, Beta-Laktam, Chepalosporin I, Chepalosporin III, Chepalosporin IV, Monobactam, Carbapenem, Amoniglycosides, Tetracycline dan Cotromoxazole. Hasil didapatkan sebanyak 16 isolat K. pneumoniae yang berasal dari spesimen pus sebanyak 5, darah sebanyak 1 dan sputum sebanyak 10. Seluruh isolat K. pneumoniae resisten terhadap Ampicillin dan 4 diantaranya merupakan Multidrug Resistant (MDR) yaitu isolat dengan kode 33, 62, 207, dan 1, dengan sumber berasal dari sputum.
Cite
CITATION STYLE
Inggraini, M., Ilsan, N. A., & Nurfajriah, S. (2024). Uji Kepekaan Antibiotik Klebsiella pneumoniae dari Sampel Sputum, Darah, dan Pus. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 9(2), 67–74. https://doi.org/10.33474/e-jbst.v9i2.555
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.