Penerapan Metode Topsis Pemilihan Role Model Pada Pengadilan Negeri Asahan

  • Ramdhan W
  • Kifti W
  • Sipahutar W
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Role Model menentukan seseorang yang menjadi teladan/panutan atas peran tertentu, di mana perilakunya tersebut diikuti oleh pegawai yang lain Pemilihan kandidat terbaik sebagai Role Model, pada pengadilan negeri saat ini dilakukan secara konvensional dimana sering kali terjadi kesalahan dan kecurangan pada saat penilaian kinerja pegawai karena penilaian yang bersifat subyektif, pendataan kinerja pegawai yang tidak benar dalam penilaian serta membutuhkan waktu yang cukup lama pada proses penyeleksian calon kandidat terpilih sehingga mempengaruhi efektifitas kinerja sebuah instansi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Topsis (Technique for Other References by Similarity to Ideal Solution) merupakan salah satu dari metode Sistem Pendukung Keputusan yang penerapan metode akan membandingkan setiap kandidat berdasarkan kriteria standar penilaian yang baik. TOPSIS mampu memberikan bentuk model sistem pendukung keputusan dalam bentuk sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia. Implepentasi TOPSIS pada Pengadilan Negeri Kisaran mempermudah mengelola bagian kepegawaian dalam proses pemilihan agen perubahan sebagai role model yang lebih akurat dan juga penyajian laporan penilaian pegawai yang lebih efektif dan efisien.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramdhan, W., Kifti, W. M., & Sipahutar, W. D. R. (2021). Penerapan Metode Topsis Pemilihan Role Model Pada Pengadilan Negeri Asahan. Digital Transformation Technology, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.47709/digitech.v1i1.1090

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free