PENGARUH METODE PEMANASAN DAN PENAMBAHAN DAUN MINT PADA UJI ORGANOLEPTIK DAN ANTIOKSIDAN TEH DAUN MURBEI

  • Handaratri A
  • Hudha M
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Minuman telah berkembang bearawal dari tanaman teh (Camellia s.) menjadi beraneka ragam buah-buahan, rempah-rempah, dan daun tanaman lain. Teh dari daun murbei (Morus a.) mengandung senyawa-senyawa yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dalam penelitian ini metode pengeringan yang digunakan ada 3 macam yaitu dengan paparan sinar matahari, dengan bantuan oven, dan dengan bantuan oven microwave. Penelitian ini menggunakan oven microwave yang memiliki gelombang radiasi  untuk mempercepat waktu proses pengeringan. Daun murbei yang dijadikan teh, dikombinasikan dengan daun mint untuk mendapatkan aroma yang enak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan daun murbei sebagai teh dengan tambahan daun mint sebagai aroma dengan variasi metode pengeringan. Hasil Analisa kadar antioksidan dengan metode pengeringan dijemur dan oven semakin menurun dengan lamanya pengeringan. Pengeringan dengan microwave menunjukkan tidak ada perubahan yang signifikan terhadap waktu yang singkat. Kadar air terendah didapatkan dengan metode pengeringan oven sebesar 0,25%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Handaratri, A., & Hudha, M. I. (2022). PENGARUH METODE PEMANASAN DAN PENAMBAHAN DAUN MINT PADA UJI ORGANOLEPTIK DAN ANTIOKSIDAN TEH DAUN MURBEI. JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI, 7(2), 173–181. https://doi.org/10.25105/pdk.v7i2.10840

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free