Abstract
Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung memiliki upaya untuk meningkatkan sistem penyediaan air minum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menurunkan kehilangan air khususnya dalam bidang teknis. Prosentase kehilangan air (Non-Revenue Water) dalam sistem penyediaan air minum Perumda air minum Tirta Mangutama saat ini rata-rata masih diatas standar nasional. Selain melebihi standar, hal ini juga menyebabkan kerugian pada Perumda air minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung. Untuk meningkatkan tingkat pelayanan dan mengurangi kerugian akibat NRW, maka perlu dilakukan suatu evaluasi jaringan sehingga dapat menjadi dasar sebagai upaya menurunkan tingkat kehilangan air di Wilayah Pelayanan Kelurahan Kuta. Pada Bulan Juni 2020 terjadi puncak kehilangan air dengan kehilangan air mencapai 1.588.931 m3/bulan atau (48,96%). Untuk mengurangi kehilangan air yang terjadi dilakukan evaluasi jaringan dengan metode steptest. Dan berdasarkan simulasi steptest diketahui terjadi kebocoran di beberapa titik dengan lokasi kebocoran pipa terbanyak ditemukan disepanjang Jalan Raya Kuta sampai Jalan Pantai Kuta. Secara teknis, dalam upaya menurunkan NRW pipa-pipa tersebut harus segera diganti. Untuk kebocoran pipa yang disebabkan akibat korosi terdapat beberapa alternatif untuk mengatasi hal tersebut antara lain dengan menganti dengan pipa HDPE.
Cite
CITATION STYLE
Beratha, I. M. I., Eryani, I. G. A. P., & Sinarta, I. N. (2022). EVALUASI KEHILANGAN AIR PADA SISTEM DISTRIBUSI PERUMDA AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA WILAYAH PELAYANAN KUTA DENGAN METODE STEPTEST. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 26(1), 17. https://doi.org/10.24843/jits.2022.v26.i01.p03
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.