Mobilisasi Dini di Intensive Care Unit (ICU): Tinjauan Pustaka

  • Sari D
  • Widjanantie S
  • Poerwandari D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami kelemahan otot yang tidak terkait dengan penyakit utamanya saat masuk ICU. Kelemahan ini dapat berkembang menjadi sindroma klinis yang dikenal sebagai ICU-Acquired Weakness (ICU-AW). Saat ini belum didapatkan pengobatan spesifik yang efektif untuk ICU-AW sehingga pencegahan ICU-AW melalui kontrol faktor risiko terkait seperti imobilisasi menjadi sangat penting. Mobilisasi dini (MD) telah diketahui memiliki berbagai manfaat terhadap kemajuan perkembangan pasien dengan ventilasi mekanik maupun yang tidak menggunakan ventilasi mekanik. Sisi lain, pelaksanaan MD perlu mempertimbangkan kriteria keamanan dan hambatan dalam  pelaksanaannya. Berbagai panduan dalam aplikasi pelaksanaan MD dapat ditemukan, yang bertujuan mendapatkan hasil yang maksimal dengan meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, D. M., Widjanantie, S. C., Poerwandari, D., Paulus, A. F. S., Tedjasukmana, D., Nusdwinuringtyas, N., … Putra, H. L. (2022). Mobilisasi Dini di Intensive Care Unit (ICU): Tinjauan Pustaka. Journal Of The Indonesian Medical Association, 72(1), 44–55. https://doi.org/10.47830/jinma-vol.72.1-2022-315

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free