KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN

  • Herlia Pramitasari P
  • Gatot Adi Susilo
  • Sri Winarni
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Arsitektur Sasak di Pulau Lombok merupakan bagian dari arsitektur vernakular nusantara. Pemenuhan kriteria arsitektur hijau pada arsitektur Sasak dari aspek olah tapak dan tata massa bangunan menjadi fokus penelitian ini. Hal ini dimaksudkan sebagai dasar pengetahuan arsitektur vernakular dalam kerangka arsitektur hijau sebagai bentuk perencanaan dan pembangunan arsitektur berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan, yaitu deskriptif analisis kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Objek studi penelitian terletak pada arsitektur Sasak di Desa Sade, Limbungan Timur, dan Limbungan Barat. Hasil penelitian didapatkan bahwa arsitektur Sasak perbukitan memiliki karakter desain tapak dan tata massa bangunan dengan pola pembangunan yang kompak dengan konfigurasi spasial yang teratur dan sistematis, dimana dapat dijumpai pada Desa Sade dan Limbungan Barat dalam pemenuhan karakteristik arsitektur hijau.

Cite

CITATION STYLE

APA

Herlia Pramitasari, P., Gatot Adi Susilo, & Sri Winarni. (2021). KARAKTERISTIK ARSITEKTUR HIJAU PADA TATA MASSA BANGUNAN ARSITEKTUR SASAK PERBUKITAN. Pawon: Jurnal Arsitektur, 5(1), 77–86. https://doi.org/10.36040/pawon.v5i1.3321

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free