ANALISIS FAKTOR STRES KERJA PADA PERAWAT IGD DI RSUD Dr. HARJONO PONOROGO

  • Basri A
  • Rahma R
  • Purwaji M
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Salah satu tenaga medis yang mempunyai kewenangan tinggi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan adalah perawat. Tugas yang dilakukan oleh perawat mempunyai resiko beban kerja yang dapat menimbulkan stres. Kelebihan dan kekurangan beban kerja dapat mempengaruhi stres kerja.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor stres kerja pada perawat IGD RSUD Dr. Harjono Ponorogo.  Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan sampel sebanyak 23 perawat yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik total sampling.  Ukur beban kerja menggunakan NASA TLX dan ukur stres kerja menggunakan DASS.  Analisis data menggunakan uji chi square dengan program SPSS versi 24. Hasil: Diperoleh hasil bahwa tingkat signifikansi usia (p = 0,026) disebabkan oleh faktor lain antara lain jenis kelamin, masa kerja, dan beban kerja mental.  Kesimpulan: Perawat yang berusia lebih tua (40 tahun ke atas) mempunyai risiko 10.833 atau 10 kali lebih besar mengalami stres ringan dibandingkan perawat yang lebih muda (di bawah 40 tahun). Saran : Jagalah menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup, olahraga ringan yang teratur seperti senam dan jogging, serta jalin komunikasi yang baik antara rekan kerja dan manajemen rumah sakit. Kata Kunci : Stres Kerja, NASA TLX, DASS, Perawat

Cite

CITATION STYLE

APA

Basri, A. A., Rahma, R. A. A., & Purwaji, M. N. P. (2025). ANALISIS FAKTOR STRES KERJA PADA PERAWAT IGD DI RSUD Dr. HARJONO PONOROGO. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, 10(1), 31–41. https://doi.org/10.21111/jihoh.v10i1.13300

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free