Pengaruh Pengaruh Variasi Tinggi Cover Collector Distilasi Surya Pasif Terhadap Produktivitas Distilat

  • Djoe D
  • Tarigan B
  • Jafri M
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan vital yang semakin sulit dipenuhi di banyak wilayah dunia, termasuk Indonesia, yang menghadapi tantangan besar dalam menyediakan air bersih. Desalinasi surya pasif adalah salah satu metode alternatif yang efisien untuk mengolah air laut menjadi air tawar dengan memanfaatkan energi matahari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tinggi cover collector terhadap produktivitas distilat dalam desalinasi surya pasif, dengan menggunakan arang sebagai material penyerap energi. Variasi tinggi cover collector yang digunakan adalah 30 cm, 45 cm, dan 55 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil jarak antara permukaan air laut dan cover collector, semakin tinggi produktivitas distilat yang dihasilkan, dengan basin 1 (30 cm) menghasilkan distilat terbanyak (120 ml) dibandingkan basin lainnya. Basin 2 (45 cm) menghasilkan 94 ml, sementara basin 3 (55 cm) menghasilkan 60 ml. Hal ini mengindikasikan bahwa jarak cover collector yang lebih kecil meningkatkan laju evaporasi dan kondensasi, yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas distilat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Djoe, D. M., Tarigan, B. V., & Jafri, M. (2025). Pengaruh Pengaruh Variasi Tinggi Cover Collector Distilasi Surya Pasif Terhadap Produktivitas Distilat. LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana, 12(01), 89–95. https://doi.org/10.35508/ljtmu.v12i01.19942

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free