Pengembangan Imajinasi Kreatif Berbasis Neurosains dalam Pembelajaran Keagamaan Islam

  • Yusmaliana D
  • Suyadi S
N/ACitations
Citations of this article
179Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan imajinasi kreatif peserta didik berbasis neurosain dalam proses pembelajaran keagamaan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif model Haberman dan Miles. Dalam periode keemasan anak, seluruh aspek berkembangan sangat pesat sehingga diperlukan stimulasi yang optimal, salah satunya dengan pengembangan imajinasi kreatif. Selama ini imajinasi kreatif belum banyak dikembangkan bahkan dianggap sebagai ganguan belajar. Tetapi, dalam lintasan sejarah banyak ilmuwan yang di masa anak-anak mengedepankan imajinasi kretifnya. Hal ini menunjukkan bahwa imajinasi kreatif bukan ganguan pembelajaran melainkan teknik optimalisasi fungsi otak lebih maksimal. Kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menstimulasi imajinasi kreatif anak seperti bermain musik religi, pembacaan kisah- kisah agung, nyanyian-nyanyian spiritual, tarian-tarian estetik, lukisan- lukisan unik, dan lain-lain sangat penting dikembangkan dalam proses pembelajaran keagamaan Islam

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusmaliana, D., & Suyadi, S. (2019). Pengembangan Imajinasi Kreatif Berbasis Neurosains dalam Pembelajaran Keagamaan Islam. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 14(2), 267. https://doi.org/10.21043/edukasia.v14i2.4213

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free