Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kemandirian belajar peserta didik di MTsN 15 Jombang meskipun telah tersedia layanan bimbingan dan konseling (BK) yang dirancang untuk mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi manajemen BK dalam meningkatkan kemandirian belajar, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta memberikan rekomendasi strategi penguatan layanan di madrasah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru BK, wali kelas, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen BK telah dirancang secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program, namun efektivitasnya masih terhambat oleh keterbatasan jumlah konselor, rendahnya keterlibatan orang tua, dan variasi motivasi siswa. Layanan BK berkontribusi positif terhadap keterampilan pengaturan diri dan pengambilan keputusan belajar peserta didik, namun diperlukan strategi pendukung yang berkelanjutan, berbasis asesmen kebutuhan, integrasi teknologi, dan pendekatan partisipatif untuk membangun ekosistem belajar yang lebih mendukung kemandirian peserta didik di madrasah.
Cite
CITATION STYLE
Icha Lailatus Zahwah, & Nur ‘Azah. (2025). Implementasi Manajemen Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik di MTsN 15 Jombang. Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(3), 989–998. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.1418
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.