Abstract
Untuk terhubung ke dalam jaringan perusahaan terdapat sistem keamanan berbasis WPA2-PSK sehingga user diwajibkan memasukan password wifi perusahaan. Salah satu isu yang muncul adalah kesulitan dalam mengidentifikasi status user yang berupaya mengakses jaringan. Selain permasalahan dari segi keamanan jaringan, dengan pengunaan key security tersebut user selain karyawan dapat terhubung ke jaringan menggunakan perangkat pribadi. Sebagai salah satu solusi untuk memperbaiki sistem autentikasi yang ada pada saat ini, terdapat sistem keamanan yang dapat dimanfaatkan seperti RADIUS. Sistem dijalankan untuk menghindari ancaman pada sistem keamanan jaringan. Proses yang dilakukan dengan menerapkan metode NDLC ini dimulai dengan mengidentifikasi dan melakukan perancangan autentikasi keamanan pada jaringan sampai ke tahap implementasi rancangan tersebut hingga dapat digunakan secara rutin. Dengan adanya sistem autentikasi user dengan metode single sign-on berbasis Windows active directory pada PT. XYZ user akan lebih mudah untuk terhubung ke dalam jaringan wireless. Dengan WPA2 - Enterprise akses untuk masuk ke dalam jaringan akan terbatas.
Cite
CITATION STYLE
Kemas, K. O. K. S., Supriyatna, A. R., & Putra, S. D. (2024). Autentikasi User Dengan Metode Single Sign-On Berbasis Windows Active Directory Pada PT. XYZ. ROUTERS: Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, 70–78. https://doi.org/10.25181/rt.v2i2.3328
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.