Abstract
Pernikahan merupakan salah satu institusi sosial yang memainkan peran penting dalam kehidupan individu dan masyarakat. Namun, kurangnya edukasi pra nikah sering kali menjadi pemicu berbagai permasalahan perlakuan yang tidak adil terhadap perempuan dan anak. Di Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, fenomena pernikahan dini yang tinggi di daerah ini menjadi perhatian utama, karena dapat meningkatkan risiko perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan dampak negatif lainnya bagi kesehatan ibu dan anak. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN PMD) Universitas Mataram di Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai edukasi pra nikah dan perlindungan perempuan dan anak. Dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs) 3, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas, kegiatan ini meliputi sosialisasi dan workshop yang memberikan pengetahuan tentang pencegahan pernikahan dini dan hak-hak perempuan dan anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa partisipasi generasi muda meningkat, serta kesadaran akan pentingnya edukasi pra nikah dan perlindungan perempuan dan anak juga meningkat. Diharapkan kegiatan serupa dapat diadakan secara rutin untuk mengatasi permasalahan pernikahan dini dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di desa Sepakek.Marriage is one of the social institutions that plays an important role in the lives of individuals and society. However, the lack of pre-marriage education often triggers various problems of unfair treatment of women and children. In Sepakek Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, the high phenomenon of early marriage in this area is a major concern, because it can increase the risk of divorce, domestic violence, and other negative impacts on maternal and child health. The Community Service Student Work Lecture (KKN PMD) University Of Mataram in Sepakek Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, aims to enhance the understanding of the youth regarding pre-marital education and the protection of women and children. In the context of Sustainable Development Goals (SDGs) number 04, which emphasizes the importance of quality education, this activity includes socialization and workshops that provide knowledge about the prevention of early marriage and the rights of women and children. The results of this activity indicate an increase in youth participation, as well as a heightened awareness of the importance of pre-marital education and the protection of women and children. It is hoped that similar activities can be held regularly to address issues of early marriage and violence against women and children in the village.
Cite
CITATION STYLE
Ashrisnaini, Y., Utami, W., Tajul Ma’arif, M., Wijayanto, H., Garnika, E., Rayani, D., … Fadlurrahman, F. (2025). EDUKASI PRA NIKAH DAN WORKSHOP PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK MEMPERSIAPKAN KELUARGA MUDA YANG BERENCANA UNTUK MENDUKUNG SDGs 03 (GOOD HEALTH AND WELL-BEING). Jurnal Wicara Desa, 3(1), 65–75. https://doi.org/10.29303/wicara.v3i1.6788
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.