Modal Sosial sebagai Benih Perdamaian: Interaksi Kolaboratif Penduduk Muslim dan Penganut Sunda Wiwitan di Cimahi, Jawa Barat

  • Mubarok H
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam banyak literatur, relasi antara agama dunia dan agama leluhur dala kerangka konflik. Tulisan ini menaruh perhatian pada pengalaman positif relasi antara penganut agama Islam dan Sunda Wiwitan. Da,am satu decade terakhir, acara seren taun, acara tahunan komunitas Sunda Wiwitan, mendapat dukungan komunitas Muslim. Studi ini menggali pengalaman interaksi penganut Islam dan Sunda Wiwitan di Kampung Cireundeu, Kota Cimahi, Jawa Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif, yang mana pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi, menemukan bahwa praktik baik relasi penganut Muslim dan Sunda Wiwitan tersebut dipengaruhi oleh modal sosial yang sudah tertanam lama di kampung tersebut. Bonding di dalam masing-masing komunitas cukup kuat sehingga tidak sulit bagi mereka untuk membangun jembatan komunikasi dan kolaborasi dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi produktif tersebut memungkinkan relasi dengan pemerintah juga semakin mudah dan produktif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mubarok, H. (2023). Modal Sosial sebagai Benih Perdamaian: Interaksi Kolaboratif Penduduk Muslim dan Penganut Sunda Wiwitan di Cimahi, Jawa Barat. ISLAM NUSANTARA:Journal for the Study of Islamic History and Culture, 4(2), 43–62. https://doi.org/10.47776/islamnusantara.v4i2.701

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free