Kata Kayu dalam Peribahasa Melayu: Analisis Semantik Inkuisitif

  • Rusdiana R
  • Hermandra H
  • Sinaga M
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peribahasa merupakan salah satu bentuk bahasa yang kaya akan makna dan pesan-pesan mendalam sekaligus mencerminkan bentuk akal budi suatu masyarakat Melayu. Penggunaan kata kayu sebagai simbol yang menggambarkan kehidupan masyarakat Melayu. Data dalam penelitian ini berupa kalimat peribahasa Melayu yang akan dianalisis secara mendalam untuk memahami makna serta menentukan domain makna yang terkandung di dalamnya. Sumber penelitian ini diperoleh dari Pusat Rujukan Persuratan Masyarakat Melayu (PRPM) dengan kata kayu sebagai fokus data. Penelitian ini menggunakan kajian semantik inkuisitif. Kajian ini untuk mengetahui makna peribahasa Melayu yang bersimbol kayu dengan mengaitkan makna kamus dan makna social, akal budi masyarakat. Kajian ini menghasilkan makna dan domain dari peribahasa Melayu tersebut, diantaranya domain kehidupan, domain penampilan, dan domain kekayaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusdiana, R., Hermandra, H., & Sinaga, M. (2026). Kata Kayu dalam Peribahasa Melayu: Analisis Semantik Inkuisitif. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(5), 5312–5318. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i5.11310

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free