Pengelolaan project based learning (PjBL) berbasis new teaching factory (TEFA) di sekolah menengah kejuruan

  • Suranto S
  • Aklis N
  • Sukriah Y
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan keterampilan dan kompetensi guru dalam kesiapan menuju SMK berbasis teaching factory, membangun mindset dan konsep teaching factory pada guru SMK dalam rangka meningkatkan pembelajaran berbasis project-based learning. Metode pengabdian menggunakan Participatory Action Research (PAR) tipe ekplanatif dengan tiga langkah kegiatan yaitu identifikasi masalah, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini yaitu kepala sekolah, kepala program, dan guru SMK Muhammadiyah 2 Semarang yang berjumlah 20 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu penyampaian materi dan pelatihan dan pendampingan praktik. Hasil kegiatan ini tahap penyampaian materi 80% peserta sangat memahami pengelolaan pembelajaran PjBL melalui new teaching factory. Hasil dari pelaksanaan pelatihan dan pendampingan didapatkan 97,5% peserta siap merancang dan melaksanakan PjBL berbasis teaching factory dalam menuju kesiapan prodi berbasis teaching factory. Rencana tindak lanjut yang diperlukan berikutnya adalah pendampingan dalam pengelolaan dan pelaksanaan PjBL sesuai dengan desain yang telah dibuat oleh guru dan kepala sekolah di kegiatan pengabdian ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suranto, S., Aklis, N., Sukriah, Y., Wulandari, S. S., & Amanda, B. (2023). Pengelolaan project based learning (PjBL) berbasis new teaching factory (TEFA) di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(2), 286–297. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i2.19529

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free