FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA REMAJA

  • Salsabila A
  • Sugih Wijayati
  • Sri Widiyati
N/ACitations
Citations of this article
299Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakPendahuluan :. Hipertensi remaja merupakan suatu masalah karena akan berlanjut pada usia dewasa dan memiliki risiko morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi.Upaya pemerintah dalam mengatasi hipertensi yaitu mengadakan program yang disebut CERDIK. Metode : Desain penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh pelajar SMA Multazam IBS Semarang berjumlah 70 responden dengan teknik sampel yaitu total sampling. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji chi square dan fisher exact. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p = 1,000) dan riwayat hipertensi (p = 0,429) dengan hipertensi pada remaja. Serta terdapat hubungan antara IMT (p = 0,033), kualitas tidur (0,028), stress (0,039) dan aktivitas fisik (0,035) dengan hipertensi pada remaja. Simpulan : Terdapat hubungan antara IMT, kualitas tidur, stress dan aktivitas fisik dengan hipertensi pada remaja SMA Multazam IBS Semarang. Faktor-faktor risiko tersebut adalah hal yang dapat memicu tingginya tekanan darah dan menjadi risiko penyakit jantung dan stroke di masa depan. Meskipun awalnya seseorang tidak memiliki tekanan darah tinggi. Perlu adanya kerjasama dengan Puskesmas atau tenaga kesehatan supaya dapat skrining dan memantau tekanan darah siswa sebagai upaya deteksi hipertensi sejak dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salsabila, A., Sugih Wijayati, & Sri Widiyati. (2023). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA REMAJA. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 9(3), 547–553. https://doi.org/10.33023/jikep.v9i5.1668

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free