PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN KELAS III PUTRA DI MADRASAH SALAFIYAH ULA ISLAMIC CENTRE BIN BAZ YOGYAKARTA

  • Eko Ngabdul Shodikin
  • Faiz Naufal
  • Rendiansyah
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada tingkat Salafiyah Ula (SU) muatan kurikulum tahfidznya paling banyak dibandingkan pada jenjang lainnya. Pengurus Islamic Centre Bin Baz (ICBB)  menyadari bahwa  anak-anak pada usia SD  masih memiliki potensi otak yang luar biasa. Otak dan hati mereka masih jernih belum banyak terkontaminasi oleh pengaruh-pengaruh negatif, sehingga pada usia ini sangat bagus digunakan  untuk banyak menghafal Al-Qur’an. Siswa lulusan jenjang Salafiyah Ula ini ditargetkan  mempunyai hafalan  6 juz  atau rata-rata mereka ditargetkan hafal 1 juz per tahun. Untuk mencapai target hafalan sebanyak itu, maka pihak lembaga memberikan porsi jam tahfidz yang cukup besar yaitu 3 jam  per hari  dari jam 07.00 – 10.30. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksaanaan pembelajaran  tahfidzul  Qur’an, hasil pelaksanaan pembelajaran tahfidzul  Qur’an  dan untuk mengetahui  faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan pembelajaran tahfidzul Qur’an kelas III di Madrasah Salafiyah Ula Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Eko Ngabdul Shodikin, Faiz Naufal, & Rendiansyah. (2021). PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN KELAS III PUTRA DI MADRASAH SALAFIYAH ULA ISLAMIC CENTRE BIN BAZ YOGYAKARTA. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 26–37. https://doi.org/10.51468/jpi.v3i1.58

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free