PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN

  • Tamsir T
N/ACitations
Citations of this article
290Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pondok Pesantren sebagai tempat belajar santri menempati posisi strategis dalam membentuk karakter anak bangsa. Pesantren pula   yang menentukan ciri dan watak keislaman di nusantara sejak masa kerajaan-kerajaan Islam. Pesantren muncul dan berkembang memasuki pelosok-pelosok pedesaan, dari lembaga pendidikan inilah dapat dihimpun sejumlah naskah yang mendasari keislaman masyarakat di Asia Tenggara hinga sekarang. Para santri yang belajar dalam satu Pondok biasanya memiliki rasa solidaritas dan kekeluargaan yang kuat baik antara sesama santri, maupun antara santri dan Kyai maupun Bu Nyai mereka. Situasi  yang berkembang di antara para santri menumbuhkan sistem sosial tersendiri. Di dalam Pesantren para santri belajar hidup bermasyarakat, berorganisasi, memimpin dan dipimpin. Mereka juga dituntut untuk dapat menaati Kyai dan meneladani kehidupannya dalam segala hal, disamping harus bersedia menjalankan tugas apapun yang diberikan. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk membahas dan mengetahui: Pertama,  esensi dan urgensi pendidikan karakter. Kedua,  peran strategis pesantren mengimplementasikan pendidikan karakter, serta yang ketiga adalah metode dan teknik pendidikan karakter  di Pondok Pesantren. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif yang dilihat melalui sudut pandang pendidikan dengan mengkaji tentang pendidikan karakter  di Pondok Pesantren.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tamsir, T. (2023). PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN. Mikraf: Jurnal Pendidikan, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.70338/mikraf.v3i1.82

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free