Analisis Potensi Likuifaksi Di Kawasan Underpass Yogyakarta International Airport (YIA)

  • Rahman M
  • Hidayat M
  • Fathani T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena likuifaksi akibat gempa merupakan hilang/berkurangnya daya dukung tanah karena hilangnya inter-granular stress antar butir-butir tanah untuk menahan beban getaran gempa akibat naiknya tegangan air pori. Dampak likuifaksi dapat menimbulkan kerugian dan kerusakan yang besar pada infrastruktur. Evaluasi potensi likuifaksi dilakukan di kawasan Underpass Yogyakarta International Airport  (YIA) dengan menggunakan data N-SPT sebanyak lima data bor. Analisis potensi likuifaksi bertujuan untuk mengetahui nilai safety factor (SF) di kawasan tersebut. Peristiwa likuifaksi akan terjadi jika nilai SF lebih kecil dari satu. Nilai safety factor (SF) adalah perbandingan nilai Cyclic Resistance Ratio (CRR) yang merupakan tahanan tanah terhadap likuifaksi dan Cyclic Stress Ratio (CSR)  yang merupakan tegangan geser yang timbul akibat gempa. Hasil analisis potensi likuifaksi di kawasan Underpass YIA menunjukan bahwa lapisan tanah pasir di Underpass YIA berpotensi mengalami likuifaksi pada kedalaman 4-6 m dari permukaan tanah pada titik bor BH01 dan BH05. Sedangkan pada titik bor BH02, BH03, dan BH04, lapisan tanah pasir di lokasi Underpass YIA tidak berpotensi terjadi likuifaksi. Untuk menghilangkan potensi terjadinya likuifaksi pada struktur underpass dilakukan penggalian di kedalaman 4-5 m serta dilakukan penggantian material (replacement) tanah asli dengan material sirtu setebal 50 cm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahman, M. A., Hidayat, M. S., Fathani, T. F., & Rifa’i, A. (2020). Analisis Potensi Likuifaksi Di Kawasan Underpass Yogyakarta International Airport (YIA). JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil, 5(1), 47. https://doi.org/10.32511/juteks.v5i1.643

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free