Pemanfaatan Limbah Peternakan untuk Ketahanan dan Kemandirian Energi, Pangan, dan Lingkungan di Kampung Marga Mulya Distrik Semangga Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan

  • Andika A
  • Parjono P
  • Pamungkas W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kabupaten Merauke merupakan salah satu daerah yang memiliki Program Sentra Peternakan Rakyat (SPR). Metode beternak umumnya dilakukan secara umbaran, ternak dilepas atau diikat pada ladang siang hari (tidak dikandangkan) sehingga limbah/feses mencemari lingkungan karena menimbulkan pencemaran udara akibat bau yang tidak sedap. Permasalahan lainnya yaitu kelangkaan bahan bakar minyak tanah untuk memasak. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu Pemanfaatan Limbah Peternakan Untuk Ketahanan dan Kemandirian Energi, Pangan, dan Lingkungan di Kampung Marga Mulya Distrik Semangga Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan, yaitu dengan membuat biodigester. Metode kegiatan yaitu pemilihan lokasi dan kelompok peternak, sosialisasi kegiatan, pembuatan biodigester, pelatihan, dan monitoring kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yaitu pembangunan biodigester dengan ukuran tinggi 2,70 m dan diameter 1,30 m berbahan pasangan batu bata dan beton dan terintegrasi secara langsung pada kendang ternak sapi. Proses pemanenan biogas dapat dilakukan setelah ±14 hari fermentasi feses/ limbah setelah terisi penuh.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andika, A. P., Parjono, P., Pamungkas, W. A., & Budianto, E. (2023). Pemanfaatan Limbah Peternakan untuk Ketahanan dan Kemandirian Energi, Pangan, dan Lingkungan di Kampung Marga Mulya Distrik Semangga Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(1), 59–64. https://doi.org/10.54082/jamsi.1037

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free