Pemberian edukasi kesehatan dalam mengatasi masalah anemia dan pencegahannya pada ibu hamil

  • Yulendasari R
  • Novikasari L
  • Azizah N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Background: Anemia in pregnant women is a health problem frequently encountered in primary healthcare facilities, including in the Bandar Lampung Satellite Community Health Center (Puskesmas Satelit Bandar Lampung). This condition can increase the risk of pregnancy complications such as premature delivery, bleeding, and impaired fetal development. Health education is an effective strategy to increase pregnant women's understanding of anemia prevention and management. Purpose: To provide health education through leaflets, demonstrations, and discussions to pregnant women regarding anemia during pregnancy and its prevention. Method: A health education session on anemia prevention in pregnant women was held on November 17, 2025, from 8:30–10:00 a.m. Western Indonesian Time (WIB), at a community health post (Posyandu) within the Bandar Lampung Satellite Community Health Center (Puskesmas). Fifteen pregnant women, who are targeted by the Maternal and Child Health (KIA) service, attended the session. The session used a leaflet-based health education approach through demonstrations and discussions, without pre- or post-tests. The focus of the session was directed at improving pregnant women's understanding of anemia and prevention strategies through clear and interactive presentations. A qualitative process evaluation was conducted through a short question-and-answer session to assess participants' understanding of the material. Results: A total of 15 pregnant women attended the session from beginning to end. Observations during the session revealed high levels of enthusiasm among participants, as evidenced by their attentiveness during the presentation, active involvement in the discussion, and positive response to the use of leaflets as an educational tool. The leaflet was considered helpful for participants in understanding the information because it contained concise explanations, simple language, and visual illustrations that made it easier for pregnant women to recall important points about anemia and how to prevent it. During the demonstration, most pregnant women were able to follow the instructions well, including the correct way to take iron tablets (TTD), the best time to take them, and foods to consume or avoid to increase iron absorption. Conclusion: Health education activities on anemia prevention in pregnant women using leaflets, demonstrations, and discussions proved effective in increasing participants' understanding of anemia and its prevention. These health education activities provided increased skills and knowledge about anemia prevention, such as the correct way to take iron tablets (TTD), sources of iron-rich foods, and factors that can increase or inhibit iron absorption. Suggestion: The Bandar Lampung Satellite Community Health Center is expected to hold similar educational activities regularly, given the high demand for information related to pregnancy health and the persistence of misconceptions among pregnant women. Keywords: Anemia; Health education; Leaflets; Pregnant women Pendahuluan: Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan primer, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Satelit Bandar Lampung. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti persalinan prematur, perdarahan, dan gangguan tumbuh kembang janin. Upaya edukasi kesehatan merupakan strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pencegahan dan tata laksana anemia. Tujuan: Memberikan edukasi kesehatan melalui media leaflet, demonstrasi, dan diskusi kepada ibu hamil terkait anemia selama kehamilan dan pencegahannya. Metode: Kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan anemia pada ibu hamil dilaksanakan pada 17 November 2025, pukul 08.30–10.00 WIB, bertempat di salah satu posyandu yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Satelit Bandar Lampung. Kegiatan ini dihadiri oleh 15 ibu hamil, yang merupakan sasaran binaan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Bentuk kegiatan menggunakan pendekatan edukasi kesehatan berbasis leaflet melalui metode demonstrasi dan diskusi, tanpa melakukan pengukuran pre-test maupun post-test. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai anemia dan strategi pencegahannya melalui penyampaian materi yang jelas dan interaktif. Tahap evaluasi proses yang dilakukan secara kualitatif melalui tanya jawab singkat untuk menilai pemahaman peserta terhadap materi. Hasil: Sebanyak 15 ibu hamil yang hadir mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Berdasarkan observasi selama penyuluhan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlihat dari perhatian peserta saat pemaparan materi, keterlibatan aktif dalam sesi diskusi, serta respons positif terhadap penggunaan leaflet sebagai media edukasi. Leaflet dinilai membantu peserta memahami informasi karena memuat penjelasan yang ringkas, bahasa yang sederhana, serta ilustrasi visual yang memudahkan ibu hamil mengingat kembali poin-poin penting mengenai anemia dan cara pencegahannya. Selama kegiatan demonstrasi, sebagian besar ibu hamil dapat mengikuti instruksi dengan baik, termasuk cara mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) yang benar, waktu terbaik untuk minum TTD, serta makanan yang perlu dikonsumsi atau dihindari untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Simpulan: Kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan anemia pada ibu hamil dengan menggunakan media Leaflet, demonstrasi, dan diskusi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai anemia dan upaya pencegahannya. Kegiatan penyuluhan kesehatan memberikan peningkatan kemampuan dan pengetahuan pencegahan anemia seperti cara konsumsi tablet tambah darah (TTD) yang benar, sumber makanan kaya zat besi, dan faktor-faktor yang dapat meningkatkan maupun menghambat penyerapan zat besi. Saran: Diharapkan pihak Puskesmas Satelit Bandar Lampung dapat menyelenggarakan kegiatan edukasi serupa secara berkala, mengingat tingginya kebutuhan informasi terkait kesehatan kehamilan dan masih ditemukannya pemahaman yang keliru di kalangan ibu hamil.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yulendasari, R., Novikasari, L., Azizah, N. L., Amartya, S. A., Indriana, D. L., Velda, I. L., … Almatin, M. A. (2025). Pemberian edukasi kesehatan dalam mengatasi masalah anemia dan pencegahannya pada ibu hamil. JOURNAL of Public Health Concerns, 5(10), 685–692. https://doi.org/10.56922/phc.v5i10.1959

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free