PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA

  • Erika Cahyani Putri Dewi
  • Mella Yuria R.A
  • Irwanti Gustina
N/ACitations
Citations of this article
96Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan perilaku seksual pranikah membawa dampak yang sangat beresiko salah satunya adalah kehamilan tidak diinginkan sebab dilakukan diluar pernikahan. Remaja yang hamil mengalami peningkatan risiko kesakitan dan kematian akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, termasuk persalinan macet, prematur dan keguguran. Kehamilan remaja di negara berkembang salah satu penyumbang tingginya angka kematian ibu. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah remaja  di RW 03, Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok yang berjumlah 266 orang. Sampel berjumlah 160 responden ditentukan dengan purposive sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukan mayoritas remaja mengalami pubertas saat berusia < 13 tahun (56,3%), sebagian besar remaja adalah perempuan (76,9%),  mayoritas remaja berpendidikan tinggi (78,1%), memperoleh sumber informasi dari non tenaga kesehatan (88,1%), remaja yang memiliki pengetahuan tinggi tentang kehamilan remaja (80,6%) dan (93,8%) remaja memiliki sikap positif terhadap kehamilan remaja. Diharapkan remaja mendapatkan informasi tentang kehamilan remaja dari sumber yang tepat baik dari tenaga kesehatan ataupun dari tenaga pendidik sehingga remaja tidak salah dalam menyikapi kehamilan pada remaja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Erika Cahyani Putri Dewi, Mella Yuria R.A, & Irwanti Gustina. (2021). PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KEHAMILAN REMAJA. Binawan Student Journal, 3(2), 21–26. https://doi.org/10.54771/bsj.v3i2.330

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free