PENDEKATAN BURHANI DALAM STUDI AL-QUR’AN

  • Zamzami M
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini fokus pada pendekatan burhani dalam penafsiran al-Qur’an yang ada dalam tradisi Islam. Kajian ini menggunakan metode kajian pustaka. Berdasarkan tradisi Islam, sebagian sarjana Muslim menggunakan epistemologi yang bervariasi dalam penafsiran al-Qur’an, seperti bayani, ‘irfani, dan burhani yang turut memengaruhi hasil kajian intelektual mereka. Sebagian filosof Muslim menggunakan burhani dalam penafsiran al-Qur’an, sebagian teolog Muslim menggunakan kombinasi burhani dan bayani dalam penafsiran al-Qur’an, dan sebagian sufi menggunakan kombinasi burhani and ‘irfani dalam penafsiran al-Qur’an, sehingga penafsiran mereka tidak sama. Latar belakang intelektual dan ideologi mereka seakan memaksa mereka menggunakan pendekatan yang bervariasi dalam penafsiran al-Qur’an. Oleh karena itu, variasi-variasi pendekatan dalam penafsiran al-Qur’an ini membuat umat jauh dari ajaran al-Qur’an yang sebenarnya, dan penafsiran al-Qur’an nampak sangat relatif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zamzami, M. S. (2016). PENDEKATAN BURHANI DALAM STUDI AL-QUR’AN. El-Furqania : Jurnal Ushuluddin Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(01), 1–16. https://doi.org/10.54625/elfurqania.v2i01.1417

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free