Penggunaan Pendekatan Healing Architecture dan Konsep Therapeutic Spaces pada Rancangan Fasilitas Rehabilitasi Sosial bagi Korban Narkoba

  • Azhari N
  • Rachmawati M
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Narkoba merupakan zat-zat dan obat-obatan terlarang yang berbahaya untuk tubuh manusia apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Indonesia saat ini sudah masuk menjadi negara darurat narkoba. Telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani masalah tersebut, salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas rehabilitasi dan fasilitasnya. Therapeutic community adalah metode penyembuhan yang digunakan dalam rehabilitasi sosial korban narkoba. Konsep utama dari metode ini memiliki motto “Helping man help himself”. Metode penyembuhan tersebut dapat diterapkan melalui konsep therapeutic spaces. Therapeutic spaces dapat dideskripsikan sebagai lingkungan terbangun yang berpusat pada manusia, disiplin evidence-based, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendukung elemen spasial yang berinteraksi dengan fisiologi dan psikologi manusia. Objek dirancang menjadi wadah dari aktifitas rehabilitasi sekaligus menjadi bagian dari proses penyembuhan. Setiap elemennya harus mendukung penyembuhan penggunanya. Dengan begitu diharapkan fasilitas dapat menjadi sebuah objek arsitektur yang kondusif untuk rehabilitasi dan mendukung aspek-aspek penyembuhan penggunanya mereka dapat menjadi produktif dan kembali ke masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azhari, N., & Rachmawati, M. (2017). Penggunaan Pendekatan Healing Architecture dan Konsep Therapeutic Spaces pada Rancangan Fasilitas Rehabilitasi Sosial bagi Korban Narkoba. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v6i2.27335

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free