Abstract
Pola cor merupakan replika dari benda yang digunakan sebagai acuan dalam proses pengecoran. Pembuatan pola cor masih didominasi dengan proses konvensional menggunakan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan antara pola cor konvensional kayu dengan pola cor yang dibuat menggunakan 3D printer. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pembuatan produk pola cor menggunakan metode konvensional dan 3D printer. Pembuatan pola konvensional menggunakan proses pengerjaan kayu sedangakan pola 3D printer menggunkan 3D printer sistem stereolithography (SLA). Produk pola cor konvensional dan 3D printer kemudian dibandingkan dari sisi kualitas geometri dan presisian ukuran. Hasil yang diperoleh adalah pola cor hasil pembuatan dengan 3D printer memiliki keunggulan dalam kepresisian ukuran yang lebih baik dibandingkan dengan pola konvensional. Sedangkan untuk kualitas geometri dan kekasaran permukaan kedua metode sama-sama memiliki hasil yang baik. hal ini membuka peluang untuk melakukan tinjauan lebih mendalam mengenai aplikasi 3D printer dalam sektor pengecoran logam
Cite
CITATION STYLE
Abdillah, H., Munadi, M., & Supriyadi, N. W. (2020). COMPARISON OF 3D PRINTER AND WOOD CASTING PATTERN. Jurnal Elektro Dan Mesin Terapan, 6(2), 70–80. https://doi.org/10.35143/elementer.v6i2.3636
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.