Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih merupakan penyebab tingginya morbiditas dan mortalitas pada balita di seluruh dunia dan penyumbangsepertiga kematian balita di negara berkembang.Kekurangan vitamin A adalah salah satu faktor penyebab ISPA. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas suplementasi vitamin A dalam menurunkan kejadian ISPA. Desain penelitian observasional unmatched case control study dengan pendekatan kuantitatif, subjek penelitian adalah ibu dari balita usia 12-59 bulan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Propinsi Sumatera Selatan. Pengambilan sampel kelompok kasus dan kontrol dengan perbandingan 1:3 sehingga besar sampel adalah 228 orang. Analisis data meliputi univariat untuk menghitung distribusi frekuensi karakterisitik subjek penelitian, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian, balita yang tidak mendapat vitamin A dua kali setahun memiliki risiko 2,1 kali lebih besar mengalami ISPA dibandingkan balita yang mendapatkan vitamin A dua kali pertahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa balita yang tidak mendapatkan vitamin A dua kali setahun memiliki risiko lebih besar mengalami ISPA dibandingkan balita yang mendapatkan vitamin A dua kali pertahun dan berdasarkan besarnya risiko yang dapat dicegah maka suplementasi vitamin A hingga saat ini masih efektif dalam menurunkan kejadian ISPA pada balita di Kabupaten OKU.
Cite
CITATION STYLE
Rosa, E. F. (2020). Efektivitas Suplementasi Vitamin A terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 26. https://doi.org/10.30597/mkmi.v16i1.8882
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.