Abstract
Penelitian tindakan kelas ini memiliki 2 tujuan. Pertama, mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran membaca permulaan yang menggunakan bahan ajar alternatif di kelas 1 SD Negeri 013 Tembilahan Hilir. Kedua, mendeskripsikan angka peningkatan ketuntasan membaca permulaan melalui pembelajaran yang menggunakan bahan ajar alternatif di kelas 1 SD Negeri 013 Tembilahan Hilir. Penelitian ini dilakukan di semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 di SD Negeri 013 Tembilahan Hilir, Indragiri Hilir, Riau. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa kelas 1 SD. Instrumen penelitian: 1) RPP; 2) pedoman observasi kegiatan guru dan kegiatan siswa; 3) tes objektif membaca permulaan. Semua instrumen memenuhi syarat validitas isi. Data dikumpulkan di bulan Oktober 2021 dalam pembelajaran konvensional dengan kelas kecil karena mengikuti protokol Covid-19. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif yakni prosedur persen. Data proses pembelajaran dianalisis secara tematik. Pertama, dijumpai pembelajaran 2 siklus. Siklus I dilaksanakan untuk 3 kali pertemuan sedangkan siklus II hanya berlangsung 2 pertemuan. Penggunaan bahan ajar alternatif terfokus kepada pendekatan individual. Kedua, besaran peningkatan ketuntasan hanya 3 orang (33,33 persen) di siklus I dan 5 orang (55,55 persen) di siklus II. Di akhir siklus II masih menyisakan seorang siswa (11,11 persen) yang belum mencapai KKM 80,00 persen.
Cite
CITATION STYLE
Hasnawati. (2022). Pelaksanaan Pembelajaran Membaca Permulaan Berbasis Bahan Ajar Alternatif di Kelas 1 SD. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 1(1), 33–52. https://doi.org/10.55909/jpbs.v1i1.12
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.