Stabilitas Parameter Kualitas 35 Klon Teh Sinensis (Camellia Sinensis var. Sinensis) Yang Diolah Menjadi Teh Hijau Dengan Metode Panning dan Steaming

  • Prayoga M
  • Syahrian H
  • Rahadi V
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) memiliki 35 koleksi klon teh tipe Sinensis yang belum diketahui performa parameter kualitas teh hijaunya, sehingga kegiatan skrining terhadap klon-klon tersebut perlu dilakukan sebagai upaya karakterisasi performa parameter kualitas teh hijaunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klon-klon dengan performa parameter kualitas yang stabil dalam dua metode pengolahan yaitu panning dan steaming serta kecocokan masing-masing klon dengan metode pengolahan. Keragaman performa parameter kualitas teh hijau dianalaisisi menggunakan principal componen analysis (PCA). Kestabilan parameter kualitas teh hijau diuji menggunakan metode Finaly-Wilkinson, sedangkan perbedaan performa parameter kualitas teh hijau pada metode panning dan steaming dianalisis menggunakan sidik ragam gabungan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil dari penelitian ini adalah klon I.1.101, I.2.34, I.2.85, II.1.3, II.1.60, R1, S2, GMBS 3, dan GMBS 4 memiliki kualitas teh hijau yang stabil pada dua metode pengolahan yaitu panning dan steaming. Sementara itu klon I.2.34, I.4.113, II.2.146, II.3.16, R3, S1, S3, dan GMBS 3 akan menunjukkan kualitas teh hijau yang baik apabila diolah dengan metode panning, sedangkan klon I.1.93, II.2.108, II.4.32, II.4.178, SGMBA, dan Yabukita akan menunjukkan kualitas teh hijau yang baik apabila diolah dengan metode steaming.The Research Institute for Tea and Cinchona (RITC) has a collection of 35 tea clones of the Sinensis type whose performance parameters for green tea are unknown, so it is necessary to screen these clones as an effort to characterize the performance parameters for green tea quality. The purpose of this study was to determine the clones with stable quality parameter performance in two processing methods namely panning and steaming as well as the suitability of each clone with the processing method. The diversity of green tea quality parameter performance was analyzed using principal component analysis (PCA). The stability of the green tea quality parameters was tested using the Finaly-Wilkinson method, while the differences in the performance of the green tea quality parameters in the panning and steaming methods were analyzed using combined variance followed by an additional Honest Significant Difference (BNJ) test at the 5% level. The results of this study were clones I.1.101, I.2.34, I.2.85, II.1.3, II.1.60, R1, S2, GMBS 3, and GMBS 4 which had stable green tea quality in two processing methods, namely panning and steaming. . Meanwhile clones I.2.34, I.4.113, II.2.146, II.3.16, R3, S1, S3, and GMBS 3 will show good quality green tea when processed using the panning method, while clones I.1.93, II.2.108 , II.4.32, II.4.178, SGMBA, and Yabukita will show good quality green tea when processed using the steaming method.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prayoga, M. K., Syahrian, H., Rahadi, V. P., Maulana, H., Shabri, S., Akhdya, A., … Utami, D. W. (2024). Stabilitas Parameter Kualitas 35 Klon Teh Sinensis (Camellia Sinensis var. Sinensis) Yang Diolah Menjadi Teh Hijau Dengan Metode Panning dan Steaming. AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 7(2), 70–78. https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v7i2.505

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free