Hiburan film yang mengeksploitasi kesedihan sebagai sarana eskapisme dalam realita kehidupan manusia

  • Paramita S
N/ACitations
Citations of this article
53Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hubungan manusia dan hiburan selalu melibatkan banyak aspek. Dalam hal ini, karya seni menjadi salah satu elemen yang mampu memberi kesenangan pada manusia dan sekaligus menjadi wadah pelarian emosi. Sebuah penelitian menawarkan pandangan bahwa melalui musik, manusia larut dalam kesedihan yang sengaja mereka cari untuk membahagiakan. Begitu pula dengan karya film, lewat aspek kognitif dan dan psikososial, menawarkan melodrama yang pada akhirnya memberikan  motivasi bagi emosi penontonnya, dan mekanisme kognitif yang memungkinkan untuk menikmati pengalaman emosi negatif dalam konteks estetika penceritaan dalam film.

Cite

CITATION STYLE

APA

Paramita, S. (2021). Hiburan film yang mengeksploitasi kesedihan sebagai sarana eskapisme dalam realita kehidupan manusia. IMAJI: Film, Fotografi, Televisi, & Media Baru, 12(2), 84–89. https://doi.org/10.52290/i.v12i2.51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free