PENGARUH DOSIS KAPUR DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) TM 15 PADA ULTISOL DI KABUPATEN BUNGO

  • Rozi M
  • Prastia B
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini  dilaksanakan di Desa Rantau Keloyang Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo, yaitu pada ketinggian tempat ± 125 m di atas permukaan laut, pada Ultisol dengan pH 5,0. Percobaan ini dilaksanakan  dari Bulan September 2017 s/d  April 2018. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dosis kapur dolomit terhadap hasil tanaman kelapa sawit (Elaeis guineenses Jacq)  TM 15 pada Ultisol di Kabupaten Bungo.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan kapur dolomit  yaitu :  D0  ( Tanpa kapur dolomit),  D1( Dosis 0,5 kg /pokok), D2 ( Dosis 1,0 kg/pokok),  D3 (Dosis 1,5 kg /pokok) dan   D4 ( Dosis 2,0 kg /pokok). Data hasil pengamatan terakhir dianalisis dengan sidik ragam. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan New’s Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%.Parameter Yang Diamati : yaitu Jumlah Pelepah (Buah), Jumlah Tandan (Buah), Berat Buah Per janjang (Kg) dan Lingkar Buah (cm). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kapur dolomit berpengaruh nyata terhadap Jumlah Pelepah (Buah), Jumlah Tandan (Buah), Berat Buah Per janjang (Kg) dan Lingkar Buah (cm). Pemberian kapur dolomit dengan dosis 1,0 kg/pokok merupakan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit. Kata kunci : Dolomit, kelapa sawit dan produksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rozi, M. B., & Prastia, B. (2019). PENGARUH DOSIS KAPUR DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) TM 15 PADA ULTISOL DI KABUPATEN BUNGO. Jurnal Sains Agro, 4(1). https://doi.org/10.36355/jsa.v4i1.243

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free