Analisis Semiotika Model Roland Barthes Makna Syair Iringan Tari Kuntulan Kota Magelang

  • Murwani R
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak. Tari Kuntulan diakui sebagai salah satu kesenian kota Magelang. Para seniman dengan dukungan pemerintah mengembangkan tarian ini sesuai dengan karakter daerah setempat. Pertunjukan tari Kuntulan disajikan dalam kegiatan budaya maupun kegiatan kesenian di sekolah dan ditarikan oleh para pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari makna syair iringan tari Kuntulan Kota Magelang. Analisis yang digunakan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dengan teori tatanan signifikansi yang terdiri dari konotasi dan denotasi. Pendekatan penelitian ini adalah studi dokumentasi dengan cara mengumpulkan dokumen dalam bentuk audio, video, serta terlibat langsung sebagai peserta workshop seni pertunjukan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. Berdasarkan hasil analisis semiotika, iringan tari Kuntulan Kota Magelang mempunyai makna yang dapat dirumuskan menjadi nilai-nilai diantaranya 1) nilai Ketuhanan/spiritual, 2) nilai berbangsa dan bernegara, dan 3) nilai bermasyarakat, dimana ketiga nilai ini merupakan dasar dalam kehidupan

Cite

CITATION STYLE

APA

Murwani, R. T. (2020). Analisis Semiotika Model Roland Barthes Makna Syair Iringan Tari Kuntulan Kota Magelang. Tamumatra : Jurnal Seni Pertunjukan, 3(1). https://doi.org/10.29408/tmmt.v3i1.2948

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free