KEMISKINAN (Kajian Teologis TErhadap Pemahaman Orang Kristen)

  • Gultom R
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak Pandangan orang Kristen mengenai kemiskinan, terjadi karena disebabkan ketimpangan struktur masyarakat dimana sekelompok kecil masyarakat yang kebetulan kuat dan mapan, secara ekonomis dan politis menindas golongan atau sekelompok besar yang berada dalam kemiskinan. Kelompok besar (yang miskin) tidak diberikan kesempatan sehingga mengakibatkan kekecewaan dan keputusasaan, kegelisahan dan kekuatiran serta keraguan kepercayaan kepada Allah bahkan mempengaruhi dan mengganggu pikiran. Maka untuk menghindari atau mengentaskan kemiskinan, yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin. Dalam Alkitab kemiskinan itu tidak dianggap sebagai kehendak Allah. Justru Allah melawan kemiskinan memberi perhatian yang khusus kepada orang miskin dan lemah dengan kasihNya di mana Yesus disalibkan dan membawa kemenangan bagi manusia. Jadi kemiskinan tidak didatangkan oleh nasib atau kehendak Allah. Tetapi adalah karena perbuatan-perbuatan manusia. Orang Kristen, melihat kemiskinan tersebut dari segi materi dan juga rohani. Kristen mengatakan orang-orang yang miskin secara rohani adalah orang-orang yang miskin dihadapan Allah, orang-orang yang rendah orang yang berduka cita, orang yang lemah-lembut, yang menggantungkan diri kepada Allah bukan kepada manusia. Mereka mengharapkan pertolongan dari Tuhan sehingga boleh mengasihi sesama tidak hidup untuk membalas dendam. Kata kunci. Kemiskinan menurut Kristen

Cite

CITATION STYLE

APA

Gultom, R. A. T. (2018). KEMISKINAN (Kajian Teologis TErhadap Pemahaman Orang Kristen). Jurnal Teologi Cultivation, 2(2), 12–17. https://doi.org/10.46965/jtc.v2i2.275

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free