PROBLEMATIKA DAN LAYANAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING

  • Arifai A
N/ACitations
Citations of this article
243Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Guru adalah seorang yang melaksanakan bimbingan artinya seorang guru hendaknya melaksanakan binaan terhadap anak didiknya secara berkesinambungan, menjalin kerja sama antara guru bimbingan dan konseling dengan guru-guru yang lainnya seperti guru bidang studi, wali kelas, wakasis, TU (tata usaha), kepala sekolah. Adapun tujuan bimbingan dan konseling salah satunya layanan orientasi adalah layanan yang dilakukan unuk memperkenalkan siswa baru atau seseorang terhadap lingkungan yang baru dimasukinya. Layanan informasi bersamaan dengan layanan orientasi bermaksud memberikan pemahaman kepada individu-individu yang berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani suatu tugas atau kegiatan, atau untuk menentukan arah suatu tujuan atau rencana yang dikehendaki. Namun layanan guru bimbingan dan konseling dalam prosesnya masih banyak terdapat masalah-masalah dalam penerapannya seperti guru bimbingan dan konseling hanya pelengkap kegiatan, guru bimbingan dan konseling adalah “polisi sekolah”, bimbingan dan konseling hanya dilakukan pada siswa tertentu saja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arifai, A. (2020). PROBLEMATIKA DAN LAYANAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.48094/raudhah.v1i1.1

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free