Abstract
AbstrakPenelitian ini melakukan analisis fundamental menggunakan residual income model dan free cash flow model pada saham-saham perusahaan sektor industri barang konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat konsistensi hasil analisis fundamental menggunakan dua metode tersebut, melihat pengaruh nilai intrinsik menggunakan residual income model dan free cash flow model terhadap return perusahaan dan juga mengidentifikasi model mana yang menghasilkan rata-rata persentase error correction paling rendah. Penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Sampel yang digunakan ialah sebanyak 34 perusahaan sektor industri barang konsumsi dengan metode purposive sampling.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan dua metode sekaligus dalam analisis fundamental menghasilkan hasil yang konsisten. Adanya konsistensi hasil analisis fundamental dapat digunakan sebagai substitusi dimana kedua metode ini dapat saling menggantikan metode satu dengan metode lainnya. Dari kedua metode yang digunakan, metode residual income model lebih baik dibandingkan dengan metode free cash flow model dikarenakan memiliki persentase error-correction yang lebih rendah. Dari kedua metode, diperoleh hasil bahwa nilai intrinsik baik menggunakan residual income model dan free cash flow model tidak berpengaruh terhadap return perusahaan pada 2013. Akan tetapi, ketika dilakukan analisis sensitivitas diperoleh hasil bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada periode 2015 ketika tingkat inflasi relatif rendah.
Cite
CITATION STYLE
Florensi, V. (2020). ANALISIS FUNDAMENTAL SAHAM-SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DENGAN MENGGUNAKAN RESIDUAL INCOME MODEL DAN FREE CASH FLOW MODEL. ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 7(3). https://doi.org/10.22146/abis.v7i3.58855
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.