Penggunaan Sari Bawang Putih (Allium sativum l.) Untuk Peningkatan Kualitas Daging Ayam Petelur Afkir

  • Annisa N
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi sari bawang putih terhadap pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan daging ayam ras petelur  afkir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Maret 2024 di Laboratorium Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) Gowa dengan menggunkan ayam ras petelur afkir sebanyak 16 ekor (bagian dada sebagai sampel). Parameter pengujian yang akan dilakukan yaitu pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa marinasi sari bawang putih (Allium sativum L.) dapat menurungkan pH, menurungkan  jumlah mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan dapat memperbaiki keempukan daging ayam ras petelur  afkir. Penggunaan konsentrasi 30% sari bawang putih dengan lama marinasi 90 menit menghasilkan hasil yang terbaik. Oleh karena itu, dengan penggunaan konsentrasi sari bawang putih yang lebih tinggi dan waktu yang lebih lama terhadap daging ayam ras petelur  afkir dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.   Kata kunci: Daging Ayam ras petelur  afkir, Kualitas daging, Marinasi, dan Bawang putih.

Cite

CITATION STYLE

APA

Annisa, N. A. (2024). Penggunaan Sari Bawang Putih (Allium sativum l.) Untuk Peningkatan Kualitas Daging Ayam Petelur Afkir. JURNAL PETERNAKAN SABANA, 3(2), 69–75. https://doi.org/10.58300/jps.v3i2.954

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free