Abstract
Perencanaan struktur beton bertulang umumnya menggunakan metodestrength based design atau biasa disebut force based design (FBD). MetodeFBD tidak mampu mengidentifikasi kinerja dan indeks kerusakan strukturyang terjadi, maka diperlukan analisis lebih lanjut yang dinamakanperformance based design (PBD). Tujuan dari penelitian ini adalahmengidentifikasi pengaruh rasio tulangan kolom dan balok terhadap indekskerusakan struktur. Pada penelitian ini, indeks kerusakan statis struktur (DIE)dihitung berdasarkan luasan kurva spektrum kapasitas yang telah dibuatberdasarkan ATC-40 melalui analisis pushover. Struktur yang dianalisismerupakan struktur rangka beton bertulang 4 lantai dengan pembebanangempa rencana berdasarkan SNI 1726-2012. Nilai parameter yang ditinjauadalah nilai rasio tulangan balok dan kolom beserta pengaruhnya terhadapindeks kerusakan struktur (DIE). Hasil analisis indeks kerusakan menunjukanbahwa portal dengan rasio tulangan balok 0,579% dan rasio tulangan kolom2,268% lebih layak untuk menahan beban gempa rencana karena nilai DIEyang terjadi adalah 2,508. Nilai ini tidak melebihi indeks kerusakan statisrencana (DIS) yang telah dijadikan ambang batas untuk kerusakan sedangyaitu sebesar 0,2519. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan danrekomendasi untuk perencanaan struktur bangunan tahan gempa.
Cite
CITATION STYLE
Dwiqhee Abdul Ghani, Zulfikar Djauhari, & Reni Suryanita. (2019). Kontrol Perencanaan Struktur Rangka Beton Bertulang Berdasarkan Indeks Kerusakan. Sainstek (e-Journal), 7(2), 80–85. https://doi.org/10.35583/js.v7i2.20
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.