NILAI-NILAI BUDAYA DALAM TRADISI TUDANG SIPULUNG MASYARAKAT AMPARITA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG

  • P F
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai dalam tradisi Tudang Sipulungmasyarakat Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data, berupa: pengamatan, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tudang sipulungmerupakan suatu tradisi bagi masyarakat petani yang dilakukan sebelum dan sesudah panen padi.Tujuan dilaksanakannya Tudang Sipulung ialah untuk membicarakan masalah yang berhubungan dengan aktivitas petani, baik pada saat mulai menanam benih sampai tiba waktu panen.Tradisi Tudang Sipulungdilaksanakan secara sederhana oleh masyarakat petani di lapangan, balai Desa, dan bahkan di rumah-rumah sawah sekalipun.Dalam pelaksanaan acara tersebut, terdapat sejumlah nilai sebagai pedoman bagi masyarakat petani dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan sosial masyarakat maupun keluarga.Nilai-nilai tersebut meliputi nilai musyawarah, nilai Religius, nilai Solidaritas, nilai ketaatan/kepatuhan, nilai kesederhanaan, dan nilai kebersamaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

P, F. (2019). NILAI-NILAI BUDAYA DALAM TRADISI TUDANG SIPULUNG MASYARAKAT AMPARITA KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG. Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 67–77. https://doi.org/10.36869/pjhpish.v4i1.74

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free