ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP JUMLAH PERMINTAAN PRODUK TEH 2M (Studi Kasus : Cv. Harum Manis Sorong)

  • Masniar M
  • Said I
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kasus covid-19 pertama kali di Indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi penurunan jumlah permintaan produk teh 2M karena adanya pandemi covid-19 dan berapa permintaan selanjutnya di masa pandemi (studi kasus pada Cv. Harum Manis). Data penelitian ini diambil dari data permintaan sebelum dan selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menghitung persentase dampak pandemi terhadap jumlah permintaan dilihat dari perhitungan selisih persentase jumlah permintaan dan memilih metode peramalan terbaik dan perhitungan kesalahan peramalan menggunakan metode MAPE. Dari hasil penelitian bahwa Persentase dampak pandemi terhadap jumlah permintaan produk teh 2M selama 7 bulan sebesar 0,78% dan permintaan selanjutnya menggunakan metode terbaik yaitu metode siklik dengan MAPE sebesar 0,47% dan dengan perhitungan rata-rata persentase dampak pandemi diperoleh hasil untuk bulan November 2020 adalah 6932 karton, Desember adalah 7114 karton, Januari 2021 adalah 6957 karton, Februari 2021 adalah 6503 karton, dan Maret 2021 adalah 5874 karton.

Cite

CITATION STYLE

APA

Masniar, M., & Said, I. F. (2019). ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP JUMLAH PERMINTAAN PRODUK TEH 2M (Studi Kasus : Cv. Harum Manis Sorong). Metode : Jurnal Teknik Industri, 5(1), 8–14. https://doi.org/10.33506/mt.v5i1.1516

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free