MODEL PEMBANGUNAN HUTAN DESA DI KELURAHAN LATUPPA KECAMATAN MUNGKAJANG KOTA PALOPO

  • Irawati I
  • Jusuf Y
  • Muhammad D
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Aktivitas masyarakat dalam kawasan hutanseperti penebangan liar dan alih fungsi hutan menjadi perkebunan mengakibatkan kerusakan hutan. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan hutan oleh masyarakat secara lestari. Tujuan dari penelitianyaitu untuk mengetahui bentuk pemanfaatan hutan oleh  masyarakat sekitar calon lokasi hutan desa dan merumuskan model pembangunan hutan desa di  Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan survei lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa ada dua macam pemanfaatan hutan oleh masyarakat yaituberkebun dan pemanfaatan hasil hutan bukan kayu. Tanaman yang dibudidayakan di lahan kebun yaitu kakao,cengkeh, buah-buahan dan tanaman kehutanan. Sedangkan Hasil hutan bukan kayu yang telah dimanfaatkan oleh Masyarakat yaitu nira  aren, bambu, budidaya lebah, pala, kemiri dan buah-buahan serta jasa lingkungan pemanfaatan air bersih. Hasil hutan bukan kayu yang belum dimanfaatkan yaitu rotan dan potensi wisata yang cukup besar.  Pemanfaatan rotan belum dilakukan karena masyarakat belum memiliki izin pemanfaatan. Model pembangunan desa yang cocok untuk Hutan Lindung Siguntu yaitu pemanfaatan secara maksimal hasil hutan bukan kayu dan pemanfaatan lahan yang rusak dengan penanaman tanaman MPTs seperti pala dan kemiri serta pemanfaatan air terjun sebagai potensiwisata alam

Cite

CITATION STYLE

APA

Irawati, I., Jusuf, Y., & Muhammad, D. (2019). MODEL PEMBANGUNAN HUTAN DESA DI KELURAHAN LATUPPA KECAMATAN MUNGKAJANG KOTA PALOPO. Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA, 1(1), 16. https://doi.org/10.55285/bonita.v1i1.206

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free