Abstract
Penelitian ini telah dilaksanakan di perairan Jemeluk dan perairan Penuktukan yang memiliki potensi bahari yang baik pada masing-masing perairandengan kondsi lingkungan yang berbeda dari masing-masing lokasi dimana perairanJemeluk dengan zona rataan terumbu dan perairanPenuktukan dengan zona lereng terumbu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui struktur komunitas makroalga di perairan Jemeluk (rataan terumbu) dan Penuktukan (lereng terumbu). Pengambilan data strtuktur komunitas makroalga menggunakan metode transek kuadrat dengan ukuran 1x1 m ditempatkan mengikuti transek garis pada terumbu karang yang terdapat makroalga sepanjang 25 meter dengan interval setiap 5 meter. Identifikasi makroalga menggunakan buku identifikasi dari Food and Agriculture Organization of United Nation, The Living Marine Resources of the Western Central Pacific Volume 1: Seaweeds, Corals, Bivalves and Gastropods (FAO, 1998). Hasil penelitian menunjukkan persentase tutupan makroalga di perairan Jemeluk didapatkan 6 genus makroalga dengan persentase penutupan, kepadatan, dan dominansi tertinggi di oleh Halimeda (alga hijau). Indeks dominansi Simpson pada perairan Jemeluk berada dalam indeks dominansi rendah dan kenaekaragaman berada dalam indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sedang. Selanjutnya perairan Penuktukan ditemukan 5 genus makroalga dengan persentase tutupan, kepadatan, dan dominansi tertinggi oleh Gracilaria (alga merah). Indeks dominansi Simpson pada perairan ini berada dalam kategori rendah dan kenaekaragaman makroalga pada semua stasiun berada dalam kategori indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sedang.
Cite
CITATION STYLE
Sari, N. W. A. A., Putra, I. D. N. N., & Widiastuti, W. (2020). Struktur Komunitas Makroalga di Perairan Jemeluk dan Penuktukan, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 6(1), 1. https://doi.org/10.24843/jmas.2020.v06.i01.p01
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.